
Menurut Namar, asosiasi hadir sebagai wadah konsolidasi nasional agar seluruh KDMP memiliki satu arah perjuangan, satu suara kebijakan, dan satu gerak langkah dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat.
“Asosiasi KDMP Se-Indonesia dibentuk sebagai rumah besar konsolidasi gerakan koperasi desa dan kelurahan. Ini bukan organisasi elitis, tetapi wadah bersama untuk memperkuat posisi KDMP di tingkat nasional,” tegas Namar El Diman.
Lebih lanjut, Namar menekankan pentingnya penguatan kemitraan strategis, termasuk sinergi dengan program MBG, dunia usaha, BUMN, lembaga keuangan, serta kementerian terkait, agar koperasi tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Penguatan kemitraan dengan MBG dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci. KDMP harus naik kelas, terhubung dengan rantai pasok nasional, pembiayaan, dan akses pasar. Tanpa konsolidasi dan kemitraan, koperasi akan jalan di tempat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa semangat
Asosiasi KDMP adalah kemandirian, kolaborasi, dan kewirausahaan sosial, tanpa bergantung pada anggaran negara, namun tetap bersinergi dengan kebijakan pemerintah demi memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa dan kelurahan.