Etos Indonesia Institute (ETOS) merilis hasil Survei Nasional tentang Pendapat dan Harapan Publik terhadap Polda Metro Jaya pada Rabu, 11 Februari 2026, di salah satu kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di wilayah hukum Polda Metro Jaya berada di atas 70 persen.

Direktur Eksekutif ETOS, Iskandarsyah, menyampaikan bahwa survei ini dilakukan untuk menangkap respons objektif masyarakat di tengah maraknya sorotan negatif terhadap Polri, khususnya di media sosial. Menurutnya, meskipun terdapat sejumlah kasus yang melibatkan oknum anggota kepolisian dan menjadi perhatian publik, masyarakat tetap membutuhkan serta menaruh harapan pada institusi Polri.
“Polri merupakan institusi sipil yang lahir dari amanat reformasi.

Kritik terhadap oknum tidak dapat digeneralisasi sebagai kegagalan institusi secara keseluruhan. Faktanya, masyarakat masih membutuhkan kehadiran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Iskandarsyah.

Survei ini dilaksanakan pada 10–30 Januari 2026 dengan melibatkan 2.000 responden yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, mencakup lima wilayah administrasi DKI Jakarta, Kepulauan Seribu, serta daerah penyangga seperti Depok, Kota Bekasi, dan Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah random sampling dengan margin of error sekitar 0,8 persen.

Iskandarsyah menjelaskan, capaian tingkat kepercayaan publik di atas 70 persen menunjukkan persepsi masyarakat yang tergolong positif. Dalam kajian persepsi publik, angka di atas 60 persen umumnya dikategorikan sebagai tingkat kepercayaan menengah ke atas.

Selain mengukur tingkat kepercayaan, survei ETOS juga memuat pertanyaan terkait sejumlah insiden yang terjadi pada Agustus tahun lalu. Meski demikian, hasilnya menunjukkan mayoritas responden tetap memandang Polri sebagai institusi yang dibutuhkan dan berada di garda terdepan dalam penanganan tindak kriminal serta pelayanan kepada masyarakat.
“Hasil survei ini tidak dimaksudkan untuk membela maupun menyerang Polri, melainkan memberikan gambaran objektif mengenai persepsi dan harapan publik.

Kami juga mencatat masih banyak anggota Polri yang berintegritas, profesional, dan konsisten melayani masyarakat,” tegasnya.

Hasil survei tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kapolda Metro Jaya dan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) sebagai bahan evaluasi dan masukan bagi penguatan kelembagaan.
Ke depan, ETOS berharap survei serupa dapat dilakukan secara berkala guna memantau dinamika tingkat kepercayaan publik serta mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

By Ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *