Mataram – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi kepala desa sekaligus membangun sinergi untuk mendorong kemajuan desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKDI, Sujiono, S.E., serta dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKDI. Kehadiran para pengurus pusat menjadi wujud komitmen organisasi dalam memperkuat kepengurusan daerah sebagai mitra pembangunan desa di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Herman, S.H., Kepala Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD PKDI Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk masa bakti 2026–2031. Amanah tersebut diharapkan mampu membawa PKDI NTB menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu memperjuangkan kepentingan pemerintah desa. Kepengurusan yang baru mengusung semangat “Satu Komando Bersama Sampai Akhir” sebagai komitmen memperkuat persatuan, loyalitas, dan soliditas seluruh anggota PKDI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina DPD PKDI NTB, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., yang memberikan dukungan terhadap terbentuknya kepengurusan baru. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen dalam mendorong penguatan kapasitas organisasi kepala desa di Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, Dewan Penasehat DPD PKDI NTB, H. Lalu Wirajaya, S.Sos., juga hadir bersama para kepala desa dari berbagai kabupaten di NTB. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antar kepala desa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PKDI, Sujiono, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa di Nusa Tenggara Barat atas semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan dalam mendukung terbentuknya DPD PKDI NTB.

Sujiono, S.E. menegaskan bahwa organisasi PKDI dibangun atas dasar persaudaraan, loyalitas, dan komitmen seluruh anggotanya. Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga diperlukan organisasi yang mampu menjadi wadah komunikasi, kolaborasi, dan perjuangan bersama.

Sementara itu, Ketua DPD PKDI NTB yang baru dikukuhkan, Herman, S.H., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan kebersamaan, keterbukaan, serta memperkuat koordinasi antar kepala desa di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Herman, S.H., juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PKDI NTB untuk menjaga kekompakan serta meningkatkan kapasitas aparatur desa agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi ekonomi desa.

Selain prosesi pengukuhan, kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi yang diisi dengan diskusi dan pertukaran gagasan mengenai penguatan pemerintahan desa. Berbagai masukan dari kepala desa diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja DPD PKDI NTB yang adaptif terhadap kebutuhan desa.

PKDI sebagai organisasi kepala desa terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan dari tingkat desa. Melalui sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan DPD PKDI Provinsi Nusa Tenggara Barat di Hotel Lombok Raya Mataram pada 1 Agustus 2026, diharapkan organisasi ini mampu menjadi wadah pemersatu kepala desa, memperkuat kolaborasi lintas wilayah, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

By Ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *