
Olahraga tradisional adalah permainan rakyat asli suatu daerah sebagai aset budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan memiliki unsur olah fisik tradisional. Di Kabupaten Bojonegoro, Festival Olahraga Tradisional diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2025 di GOR Utama. Terdapat beberapa olahraga tradisional yang dipertimbangkan, antara lain Gibak Sodor, Tarik Tambang, Egrang, dan Bakiak.
Selain kegiatan perlombaan olahraga tradisional, juga digelar bazar bagi para wirausaha muda dari berbagai komunitas. Aneka produk dijual di bazar ini mulai dari makanan dan minuman hingga perlengkapan atribut Pramuka. Salah satu komunitas yang mengikuti bazar ini adalah Creative Economy Center (CEC) yang menjual aneka produk siap saji, mulai dari ayam crispy, pentol, dimsum, siomay, risol, tahu bakso, kentang mustofa, es jeruk, es teh, dan aneka minuman lain nya. Adib Nurdiyanto, M.Pd selaku Ketua CEC menyampaikan bahwa event2 semacam ini sangat dibutuhkan oleh para pemuda pemudi dalam proses menjajaki dunia wirausaha. Harapan di masa mendatang tentunya membentuk wirausaha muda yang handal guna turut mewujudkan Bojonegoro Bahagia Makmur dan Membanggakan.
GOR Utama Bojonegoro dipadati ratusan orang baik dari unsur peserta lomba, berbagai OPD, komunitas dan PKL serta masyarakat umum. Salah satu wirausaha muda, Anita Nurcahyani Putri dari komunitas CEC sangat bersyukur bisa diberikan kesempatan mengikuti bazar di Festival Olahraga Tradisional ini. Dalam kegiatan ini, owner usaha mikro Dapur Anita juga bisa menambah teman dan tentunya penjualan menjadi semakin laris.